Anak Kecil Gemuk Saat Dewasa Beresiko Kena Diabetes

posted in: Artikel | 0

Selama ini anak kecil dengan tubuh yang gemuk identik dengan anak yang lucu, sehat dan menggemaskan bagi orang-orang di sekitarnya.

Namun tahukah anda bahwa sebenarnya anak yang kelebihan berat badan di saat dewasa nanti memiliki resiko lebih untuk terkena gangguan kesehatan seperti stroke dan diabetes mellitus.

Dalam suatu riset yang dilakukan oleh Nutrition and Health Science Manager dari Nutrifood Research Center, Astri Kurniati mengungkapkan bahwa anak kecil yang berusia 4 tahun hingga anak remaja yang berusia 19 tahun demham kondisi obesitas atau tubuh yang gemuk memiliki resiko 4 kali lebih tinggi untuk terkena penyakit diabetes.

Bukan hanya itu karena meskipun pada saat dewasa memiliki berat badan yang normal, namun jika pada saat masih kecil pernah mengalami kegemukan maka dia juga memiliki resiko sebesar 1,5 kali lipat untuk terkena penyakit stroke.

“Bukan hanya mengenai gangguan kesehatan, seorang anak yang mengalami kelebihan berat badan juga bisa disebabkan dikucilkan oleh teman-temannya sehingga muncul rasa kurang percaya diri atau rendah diri. Anak-anak dengan berat badan berlebih juga cenderung merasa lebih kesepian, kesepian, dan mudah merasa khawatir,” ungkap Astri Kurniati, di Jakarta, Selasa (16/6).

Astri Kurniati juga menambahkan bahwa jarang melakukan aktivitas gerak dan kandungan lemak yang berlebihan adalah pemicu utama dari masalah kesehatan obesitas.

Anak-anak memiliki kebutuhan lemak harian sebanyak 25 sampai 35% dari seluruh total asupan kalori harian, dimana untuk anak yang berusia 4 sampai 8 tahun memiliki total asupan harian sebanyak 1.200 sampai 1.400 kalori yang artinya kebutuhan lemak hariannya hanya membutuhkan kuranng lebih 40 hingga 46 gram.

Tentunya untuk anak yang berusia sekitar 9 sampai 13 tahun dengan total asupan harian sebesar 1.600-1.800 kalori memiliki kebutuhan lemak harian yang lebih besar yaitu antara 53 sampai 60 gram.

“Dalam memberikan susu, orangtua juga perlu memerhatikan kandungan gizi yang terkandung di dalamnya untuk memastikan bahwa kandungan lemak pada susu tetap aman untuk dikonsumsi. Karena ternyata susu full cream mengandung lemak hampir tiga kali lipat lebih banyak jika dibandingkan susu skim. Maka dari itu sebaiknya memilih susu rendah remak agar asupan lemak tidak berlebih,” ujar Astri.

Leave a Reply