China Ibukota Diabetes Di Dunia

posted in: Blog | 0

China Ibukota Diabetes di Dunia, Dalam beberapa tahun ke depan diperkirakan China dan India akan kembali menjadi negara dengan jumlah penderita diabetes yang paling banyak di dunia yang disebabkan oleh gaya hidup masyarakatnya yang berubah dengan sangat cepat.

Sebelumnya IDF (International Diabetes Federation) membuat Diabetes Atlas yang menunjukkan bahwa posisi India telah digeser oleh China dengan jumlah penderita diabetes yang telah mencapai 90 juta orang sehingga China diberi predikat sebagai “Ibukota Diabetes Dunia”.

Rekor jumlah penderita diabetes terbanyak telah disalip oleh China yang mempunyai jumlah penduduk 61,3 yang positif terkena diabetes. Sedangkan Amerika Serikat menduduki peringkat ketiga dengan jumlah penderita diabetes yang mencapai 23 juta orang.

Presiden IDF yang mengungkap data ini, yaitu Jeane Claude Mbanya mengungkapkan bahwa India dan China memiliki jumlah kasus diabetes yang sangat banyak dikarenakan kedua negara ini memiliki jumlah populasi yang sangat banyak dan yang tidak kalah penting adalah perubahan gaya hidup yang terjadi dengan sangat cepat dalam dua dekade terakhir.

Seperti dilansir melalui newkerala, Jeane Claude Mbanya melanjutkan bahwa penyebab dari besarnya jumlah penderita diabetes juga bisa disebabkan oleh pengaruh genetis.

Belakangan ini orang China memiliki gaya hidup yang pasif dan kurang bergerak sehingga bisa memicu obesitas dan diabetes.

Metode pengobatan yang cukup sering ditawarkan ke penderita obesitas adalah operasi bariatri. Operasi bariatrik merupakan suatu operasi yang dilakukan untuk membedah saluran pencernaan termasuk lambung untuk mengurangi daya serap makanan yang dikonsumsi oleh tubuh.

Sejak setahun yang lalu IDF sering meminta penderita diabetes untuk lebih memilih operasi bariatrik sejak dini, terutama untuk penderita diabetes yang sedang mengalami obesitas.

dr. Muffazal Lakdawala, seorang pendiri Centre for Obesity and Diabetes Surgery (CODS) di India juga mengatakan, , “Sepakat dengan posisi IDF terhadap operasi bariatrik, sepertinya masuk akal jika kami meminta seluruh pemimpin dunia untuk memberi informasi pada masyarakat, khususnya di India dan China mengenai manfaat operasi bariatrik bagi penderita diabetes dalam jangka panjang.”

dr. Muffazal Lakdawala juga menambahkan, “Operasi metabolik semacam ini harus diperkenalkan secara luas sekaligus untuk menghilangkan mitos yang terkait dengannya. Operasi bariatrik dan metabolik justru memodifikasi sistem pencernaan manusia dengan baik.”

Leave a Reply